Copyrights @ Journal 2014 - Designed By Templateism - SEO Plugin by MyBloggerLab

Rabu, 01 Juni 2016

IMPIAN YANG TERTUNDA




Gambar : Rumah Puisi Taufik Ismail-Padangpanjang.

Dalam sebuah buku motivasi, “Impian adalah setengah dari keberhasilan, sedangkan setengahnya lagi adalah usaha.” Sebuah buku best seller dengan penulis Solikhin Abu Izzuddin. Buku yang memberikan banyak kata-kata motivasi untuk terus meningkatkan semangat kita untuk terus mencapai apa yang kita impi-impikan. Sebuah mimpi atau impian tidak terlepas dari usaha seseorang dalam mencapai semua mimpi-mimpi tersebut. Memang benar impian adalah setengah dari keberhasilan, hanya orang-orang yang memiliki impianlah yang akan mencapai keberhasilan. Selagi bermimpi itu gratis, mengapa tidak bermimpi dari sekarang ? Jika seseorang tidak pernah ada impian maka jangan harap sebuah keberhasilan itu akan didapatkan. Seorang yang memiliki pangkat dan jabatan yang tinggipun juga berawal dari mimpi yang dibangun dari nol hingga mencapai keberhasilan yang benar-benar nyata dalam hidupnya.

Jumat, 20 Mei 2016

"PESAN TERAKHIR UNTUKMU" oleh Mega Oktaviani

Foto : Mega Oktaviani (kontribusi).
Foto : Penjajahan di Palestina.

Sungguh beruntung kalian
Wahai pemuda-pemudi negeri seberang
Mampu menikmati kedamaian tanah air tercinta
Sementara kami
Masih memimpikan kedamaian
Suatu harapan yang terpendam dalam jiwa
Bahkan kami tidak tahu kapan kedamaian itu hadir

Pagi ini
Kami tak melihat senyum sang mentari
Akankah mentari pagi mengongsong tangis kami ?
Seakan benang kematian terbentang jelas dihadapan kami
Hanya menunggu waktu kapan benang itu akan putus

NIKAH MUDA oleh Desmalina Agustini

Foto : Desmalina Agustini.



Malam itu seperti malam-malam sebelumnya, Nadia, Mahasiswi semester 7 salah satu perguruan tinggi negeri terbaik di Negara ini sedang asyik belajar mata kuliah Perencanaan Bisnis. Tuuuuttt, tiba-tiba hapenya berbunyi. Nadia membuka layar hape androidnya, ternyata sebuah chat bbm dari teman lamanya. “Oh sudah lama juga dia tak ngechat gue lagi, kemana aja nih bocah selama ini, mau ribut kali yah sama gue, udah lama nih ga ribut sama bocah fanatic ini”, gumam Nadia dalam hatinya. “ya udahlah gue chat bentar kali yah sama dia, baru jam 7 ini juga, besok juga jam 2 siang ini ujiannya”, timpalnya dalam hati. Kemudian Nadia mengambil ponsel androidnya dan mulai membaca dan membalas chat dari Riendra.
“Hay Nad, kamu apa kabar”,
“Alhamdulillah baik, kamu sendiri apa kabar?”,
“Alhamdulillah baik juga. Kamu lagi apa nih sekarang?”
“Oh ini, lagi baca-baca diktat kuliah aja. Tumben nih ngechat lagi, kirain udah kemana gitu, hahahaha”

Minggu, 24 April 2016

CINTA ABADI ITULAH MAHARKU "CAIM"


Gambar: Coverd CAIM.


            “Sudah berapa hari ini saya perhatikan tingkahmu, sedikit berubah dari biasanya. Apa yang sedang kau pikirkan anakku ?” tanya seorang Ibu.
            Beberapa detik tidak ada jawaban dari anaknya, namun sekilas wajah orang tuanya sangat kasihan dengan tingkah anaknya itu yang tidak seperti biasanya.
            “Aku tidak apa-apa kok Bu, hanya sedikit terbebani dengan beberapa permasalahan di kantor serta dengan klain,” jawab anaknya sedikit mengeles.
            “Ibu harap kau tidak terlalu berlama-lama dengan masalahmu itu,” sambil berlalu.
            Padahal Seorang Ibu tahu apa yang sedang dialami oleh anaknya itu, walaupun hanya ungkapan menghibur yang dapat diberikan oleh seorang Ibu.
            Malam itu mata Roger tidak bisa tertidur sedikitpun, walaupun sudah berkali-kali dia mencoba memejamkan matanya. Namun lamunannya terus membawanya pada kisah-kisah yang memilukan hatinya beberapa tahun lalu. Sekilas bayangan itu begitu sulit untuk dilupakan, bayangan ketika dia menjalani hubungan sebagai sepasang kekasih dengan seorang gadis yang sangat cantik dan seksi.